Sumber :
PCplus Rocks! | 04-17 Januari 2011
Jangan mengisi ulang baterai sebelum benar-benar habis, atau pakailah komputer Apple karena lebih aman ketimbang windows - kamu mungkin familiar dengan mitos-mitos seperti ini, bahkan mempercayainya sepenuh hati. Tapi benarkah demikian faktanya.yuk, simak beberapa mitos yang populer dikalangan pengguna komputer dan cari tahu mana yang benar dan mana yang tidak.
1. Habiskan baterai sebelum mengisi ulang.Alasan untk mitos ini adalah, jika kamu mengisi ulang si baterai padahal masih terisi setengahnya, ia akan mengingat level tersebut dan kamu hanya akan memperoleh setengah daya tahan baterai.
Menurut para ahli, efek memori semacam itu memang mempengaruhi baterai nikel cadmium (NiCd) yang banyak dipakai di gadget tempo dulu, tapi tidak demikian halnya dengan baterai masa kini seperti NiMH dan ion litium.
Ada beberapa kebiasaan yang dapat memangkas daya tahan baterai. Salah satunya adalah membiarkan si baterai tercolok di charger.
Contoh kasusnya begini, Jika sebuah baterai baru yang diisi ulang penuh dapat dipakai memotret 100 gambar di sebuah kamera digital, setaun dari sekarang, baterai yang terus diisi ulang dengan dibiarkan tercolok di charger itu mungkin mampu menangkap hingga 95 gambar. Sedangkan baterai berumur setahun yang diperlakukan dengan lebih baik mampu menjepret hingga 98 gambar – perbedaan yang tidak terlalu jauh.
Jadi sebaik apapun kamu memperlakukan sebuah baterai isi ulang, kecil kemungkinan umurnya bias bertahan lebih dari lima tahun. Dan jangan heran jika performa baik yang diberikannya juga hanya di tiga tahun pertama.
2. Lebih baik biarkan computer menyala terus.Sangat direkomendasikan mematikan computer setiap harinya, misalnya setiap kali waktu kerja usai. Kenapa? Karena computer, seperti halnya manusia, juga membutuhkan waktu istirahat. Dan jika terjadi fluktuasi atau lonjakan daya yang tiba-tiba ketika kamu tidak sedang menggunakannya, ia tidak akan rusak. Dan ketahuilah, ketika komputer dinyalakan, ada sejumlah
self-diagnostic yang dilakukannya yang dapat memberitahu kamu perihal masalah apa saja yang berpotensi muncul.
Oh ya, juga direkomendasikan untuk menyetting computer ke mode
“sleep” jika kamu akan meninggalkannya tapi tidak terlalu lama.
3. Mac kebal terhadap virus.Memang, serangan terhadap
Mac jarang sekali terdengar, jadi teori yang kerap dilontarkan adalah karena komputer
Apple memang aman. Eits, tunggu dulu. Memang,
virus yang menyerang
Mac sangat jauh lebih sedikit ketimbang PC, tapi ini bukan karena
Mac kebal serangan. Sebabnya adalah
market share Mac yang jauh lebih kecil ketimbang mesin
Windows. Para penulis
malware tentu ingin
virus/trojan bikinannya memakan korban sebanyak mungkin, karena itulah mereka lebih memilih menginfeksi mesin
Windows yang penggunanya paling banyak.
Jadi kalau
market share Mac membesar misalnya, bisa dipastikan eksploitasi terhadap mesin
Apple ini juga bakal meningkat.
Android contohnya, yang belakangan ini amat-sangat populer, telah diramaikan akan menjadi sasaran utama
cybercrime tahun depan - mengalahkan
Symbian yang dulu sempat "berjaya".
Sekuriti browser juga perlu diperhatikan.
Internet Explorer memang disebut-sebut memiliki sejumlah kelemahan, tapi
Safari yang dipakai di
Mac juga punya reputasi buruk di kalangan komunitas sekuriti.
4. Mac lebih aman ketimbang PCTIDAK BENAR.Setiap tahun, komunitas para
hacker berkumpul di ajang bertajuk
Pwn2Own Hacking Challenge. Nah, selama tiga tahun berturut-turut, OS X-nya
Apple merupakan yang tercepat diterobos - hanya butuh beberapa menit. Bahkan, di tahun 2009, salah satu peserta disebut-sebut sukses meng-hack
MacBook Air dalam waktu tidak sampai 5 detik! Sebagai perbandingan, tahun ini banyak dari para
hacker tersebut memprediksi
Windows Vista bisa bertahan setidaknya 24 jam sebelum akhirnya berhasil diterobos.
5. ISP kamu memantau semua yang kamu lakukan.Mungkin tidak semua orang berpikiran jelek seperti ini, tapi mitos ini mungkin cukup mengkhawatirkan bagi kamu yang teramat menghargai privasi
digital. Apalagi memang hampir semua orang
online melalui penyedia layanan internet (ISP).
ISP kamu adalah sambungan lokal kamu ke jaringan komputer
global yang dikenal sebagai
internet. Setiap
page request yang kamu buat dan setiap
e-mail yang kamu kirimkan harus melewati
router ISP kamu dulu. Sehingga, sepertinya ISP kamu memang punya kemampuan untuk memindai dan menyimpan setiap potong data yang melalui system mereka.
Tapi kenyataannya, ISP tidak memiliki kemampuan semacam ini. Mereka tidak punya dana ataupun minat untuk mengarsip setiap potong informasi yang masuk. ISP di AS misalnya, tidak secara rutin menyimpan
history surfing web dan percakapan
e-mail penggunanya. Selain terlalu mahal untuk menyimpan segala macam data itu, menjaga privasi pengguna juga menjadi alasan utamanya.
6. Apapun yang kamu hapus dari hard drive telah hilang selamanya.Pastinya banyak sekali hal yang kamu simpan di komputer kamu - entah itu dokumen kerja biasa hingga data-data yang sifatnya sensitif. Tapi jika data-data yang tidak ingin dilihat orang lain tersebut telah dihapus, tentunya siapapun tidak dapat mengaksesnya lagi, bukan?
SALAH !Yang benar adalah, tidak semudah itu menghapus data kamu secara permanen dari komputer.
Ketika kamu menyimpan sebuah file, komputer akan menyimpan referensi mengenainya di suatu
file allocation table, tapi data yang membuat file tersebut disimpan di
hard drive. Nah, ketika sebuah file dihapus, referensinya dipindahkan dari
table, tapi konten-konten file tersebut masih ada di
drive. Dan mengosongkan
Recycle Bin atau mem-format
drive tidak membawa efek apapun - sampai konten-konten file lainnya disimpan diatasnya, informasi yang kamu
"hapus" itu masih akan ada disana.
Kabar baiknya, jika kamu pernah menghapus file tanpa sengaja, kamu bisa mendapatkannya kembali memakai
tool pemulih data seperti
Search and Recover.Kabar buruknya, orang lain juga bisa memanfaatkan
tool semacam ini untuk memunculkan kembali data yang sebenarnya ingin kamu hapus secara permanen.
Nah, untuk memastikan data kamu telah terhapus secara aman, pakai
tool dengan teknik pengkremasian data yang dapat meng-
overwrite data sehingga tidak bisa dipulihkan lagi. Salah satu contoh
tool semacam ini adalah yang ditawarkan oleh
System Mechanic's Incinerator dan
DriveScrubber.
7. Menambahkan RAM adalah cara terbaik mempercepat komputer.Pernyataan ini sebagian benar dengan banyak perkecualian dan variabel. Menambahkan
RAM tidak begitu saja mempercepat komputer kamu.
3 komponen utama komputer adalah :
- Hard drive (data)
- CPU (prosesor)
- RAM (memori)
Mari ibaratkan komputer sebagai ember pasir besar, dimana pasirnya adalah
data, embernya adalah
prosesor, dan sekop diibaratkan sebagai
memori.
Jika kamu punya sekop berukuran kecil ( memori terbatas ), kamu tentunya harus bolak-balik menyekopkan pasir ke dalam ember - sangat tidak efisien.
Nah, dengan meningkatkan ukuran sekop (atau memori), kamu akan dapat memenuhi si ember dengan satu gerakan saja.
Jadi menambahkan RAM tidak mempercepat komputer kamu, melainkan mencegahnya memperlambat kerja kamu dengan ketidakefisienan. Dan harap diingat, jika komputer kamu telah memiliki memori yang cukup untuk berjalan dengan efisien, menambahkan memori lagi tidak akan mempercepatnya lebih jauh lagi.